Sudah lama topik tentang aplikasi evernote berada di daftar postingan yang akan ditulis. Meski lama mengantri, evernote tidak keluar-keluar juga dari antrian. Baru sekarang bisa keluar. Leganya.
Apa sih yang menarik dari Evernote? Well, this is how I use Evernote …
Tiap hari saya selalu browsing internet. Banyak hal menarik di internet, lebih menarik dari yang ada di televisi atau koran. Insight, inspirasi, dan pengetahuan tersebar di sana. Sebagian besar ditampilkan dalam bentuk halaman web.
Saya ingin menyimpan halaman web tersebut sehingga bisa dibaca lagi. Di sini magic Evernote digunakan. Di bagian atas browser terdapat tombol bergambar Gajah (lambang dari Evernote). Saya klik tombol itu. Voila … halaman web sudah tersimpan.
Browsing diteruskan, saya menemukan lagi materi yang menarik. Saya lalu mengklik tombol Gajah. Tidak lupa juga saya berkunjung ke blog teman-teman. Jika ada postingan baru, saya klik tombol Gajah sehingga bisa saya baca dan komentari nantinya. Pola browsing saya jelas. Setiap kali ingin menyimpan, sudah insting mengklik tombol Gajah ini.
Setelah selesai online (online tidak boleh lama-lama, ada argo yang berjalan di belakang layar), saya buka evernote dan semua bacaan sudah ada di sana. Bacaan dapat dipisahkan ke notebook yang berbeda sehingga rapi dan terorganisir. Bisa dikatakan, buku catatan versi digital itu ya Evernote.
Saya tidak selalu ada di depan komputer. Terkadang saya harus menulis catatan di atas kertas. Supaya catatan tersebut tidak hilang, saya jepret dengan kamera handphone. Hasil jepretan ini lalu saya simpan di Evernote. Evernote bisa menyimpan file-file foto dan gambar. Sesekali, poster, menu dan harga makanan saya jepret. Sesampainya di rumah, saya pindahkan gambar- gambar tersebut dari handphone ke evernote.
Saking asyiknya mengklik tombol Gajah, tidak terasa jumlah bacaan di Evernote sudah menggunung. Ini terkadang menyulitkan. Saya perlu bacaan tertentu di antara ratusan bacaan. Untungnya saya diselamatkan oleh fitur pencarian yang powerful. Evernote dapat mencari kata-kata yang ada di bacaan. Bukan hanya itu, kata-kata yang ada di gambar dapat ditemukan oleh Evernote!
Masih banyak lagi cara memanfaatkan Evernote. Di evernote-nya sendiri ada text editor yang bisa dipakai untuk membuat catatan. Saya jarang menggunakannya karena sudah biasa menulis di dua text editor favorit saya, Notational Velocity dan Vim.
Evernote dapat didownload dari http://www.evernote.com/ dan dapat diinstall di Windows dan Mac. Evernote memiliki dua versi, premium dan free. Versi yang premium memliki fitur yang lebih banyak. Meski demikian, versi yang free pun sudah memenuhi kebutuhan saya. Dan yang terpenting, saya tidak perlu membayar! (Tanda seru menandakan betapa pentingnya poin ini).
Well, kalau saya punya uang berlebih, saya mungkin tidak sungkan membayar layanan hebat ini (dan layanan hebat lainnya).




ayo dearest readers sekalian yang ngeblog tapi belum pake evernote, direkomendasikan buat pake segera. barang panas, barang panas.
he3.
bedanya ama bookmark apa? (gaptek.com)
beda alice. coba deh. buat ngebackup semua tulisan di blog juga bisa loh.
btw mas ajoooy kmana ya? kok ga nongol nih?? hehe
Hi @gemabuluk @alice
Beberapa hari ini lagi tepar kena serangan flu. Skr masih. Ini nulis sambil sentrap sentrup.
Evernote bisa menyimpan hal web sehingga bisa dibaca nantinya. Baca artikel atau tulisan jadi enak. Klo bookmark gak bisa nyimpen.
eeeeeh bagus yaaa.. jadi nggak perlu ngerapiin, evernote udah bisa search.. beda dg scan dokumen dalam format word, pasti deh ntar ada yg ngga bs kebaca
@suararaa
Tapi hati-hati ya. Evernote nyimpen artikelnya yg memungkinkan kita bisa edit. Jadi ati-ati aja, jangan sampai kita ceroboh menghapus atau mengubah tulisan.
Mungkin ada settingannya untuk mencegah hal ini. Aku belum nyari.
Btw, thx sudah mampir
.