Internet memang penemuan yang hebat. Semua orang dibuat senang olehnya. Hanya saja, ada satu hal yang membuat internet user merasa tidak senang.
Bagi kita sebagai internet user, lama pengiriman data atau file merupakan elemen yang penting. Sebagai contoh, bila waktu men-download file sebentar, kita senang. Sebaliknya, waktu men-download file lama, kita menjadi sebal.
Saya, tanpa kecuali, juga sering dibuat sebal. Bukan sebal terhadap internet tetapi sebal karena lemotnya pengiriman data. Kira-kira apa ya yang menentukan lama tidaknya waktu pengiriman data?
Postingan kali ini membahas faktor-faktor tersebut dari segi koneksi. Tetapi tidak menyeluruh, hanya basicnya saja. In fact, hanya ada dua faktor yang disebutkan di sini.
Dua faktor utama yang mempengaruhi waktu pengiriman adalah:
- Bit rate.
Bit rate yaitu jumlah bit yang bisa kita kirimkan per sekon (bit per sekon atau bps). Kapasitas link atau jalur komunikasi diukur dengan bit rate. Misalnya, speedy mempunyai bit rate 384 kilo bit per sekon (384 kbps).
Waktu pengiriman tidak hanya ditentukan oleh bit rate, tetapi juga faktor berikut.
- Propagation delay.
Propagation delay yaitu waktu yang dibutuhkan untuk merambatkan sinyal. Propagation delay ini dipengaruhi oleh jarak. Semakin jauh jarak pengiriman, semakin besar delay-nya. Misalnya, pengiriman data antar komputer di gedung yang sama membutuhkan waktu perambatan yang lebih kecil dibandingkan pengiriman data antar benua.
Sinyal akan dirambatkan dengan kecepatan cahaya. Jadi, propagation delay sama dengan jarak dibagi kecepatan cahaya.
Kita dapat membayangkan jalur komunikasi (link) sebagai sebuah pipa …

Continue reading →