Analogi Jumlah Bit dan Panjang Garis

Memang menyenangkan dapat memahami suatu bacaan yang sebelumnya tidak dipahami sepenuhnya. Postingan akhir-akhir ini yang bertema esensi computer science ternyata membantu pemahaman tersebut. Yeah, itulah gunanya nge-blog :D .

Di bagian awal sekali buku Data Structures Using C yang ditulis Tenenbaum dkk, terdapat subbab yang berjudul Information and Meaning. Isinya sangat dasar, tentang bit. Dulu biasanya saya baca sambil lalu bagian awal ini atau malah di-skip :) . Padahal isinya cukup mencerahkan. Keterkaitan antara jumlah bit dari informasi di computer science dan panjang garis di geometri. Ah, I’ve missed something …

Jika kita menganggap computer science merupakan studi tentang informasi, maka timbul pertanyaan, “Apa informasi itu?” Meskipun konsep informasi menjadi landasan dari bidang ini, sayangnya pertanyaan tersebut tidak dapat dijawab secara eksak. Konsep informasi di computer science mirip sifatnya dengan konsep titik, garis, dan bidang di geometri. Mereka semua term yang undefined yang tidak bisa dijelaskan dengan konsep yang lebih dasar.

Continue reading

sicp

Computer Science Is Not Really About Computers

Ketika melihat video Hal Abelson di SICP, terkaget-kaget juga saat ia mengatakan computer science is neither really science nor about computers. Reaksiku waktu itu, what the heck :) . Namanya kan computer science. Pastilah bidang ini science dan tentang komputer.

Tetapi jujur saja, statement ini menjadi jawaban atas pertanyaanku kenapa di computer science tidak diajarkan hal-hal yang lebih teknis pada hardware (eg. Motherboard XXX) atau software tertentu (eg. Win$) yang beredar di pasaran. Harapannya tentu saja bila orang bertanya-tanya tentang produk atau software tersebut, kita bisa memberikan solusinya. Ditambah lagi, kesan di masyarakat kalau seseorang sudah lulus dari computer science, maka ia harus bisa memperbaiki komputer dan peralatan-peralatan sejenisnya. Sesuatu yang terkadang (baca: sering :D ) tidak bisa saya lakukan karena tidak familier dengan produk-produk tersebut. Perlu baca manualnya dulu.

Pertama, computer science is not really science. Bidang ini lebih condong ke engineering atau art dibanding science. Mungkin banyak kesamaannya dengan magic :D .

and it is not really about computers. Klaim ini didasari alasan bahwa fisika sesungguhnya tidak tentang particle accelarator, atau biologi tidak tentang mikroskop, atau geometri tidak tentang peralatan survei.

Continue reading

Apa itu Komputasi?

Satu lagi insight didapat. Ini more or less berkaitan dengan pemrograman. Programming harus menyenangkan. Dengan pemrograman ini, kita mengekspresikan pengetahuan. Pemrograman merupakan DNA dari computer science. (Meminjam istilah bro Gembul yang mengatakan playing is in our DNA, that differs us from the chicks :) ).

Para penulis menggunakan bahasa natural seperti bahasa Indonesia atau bahasa Inggris untuk mengekspresikan ide-ide mereka. Sedangkan di computer science, ide-ide diekspresikan dengan bahasa pemrograman. Wow, I like this idea :D . Pemrograman erat kaitannya dengan komputasi dan video kuliah intro to computer science memberitahukan begini.

Apa itu komputasi? Pertama, perlu dibedakan mekanisme yaitu komputer dan pemikiran komputasional. Komputasi tidak hanya dijawab dengan apa-apa yang bisa dikerjakan komputer. Tetapi, apa sebenarnya komputasi?

Continue reading

Satu Fallacy Lagi di Statistik

Fallacy-nya bernama Texas SharpShooter Fallacy. Istilah yang keren kan? Tetapi jangan terintimidasi dengan namanya. Texas SharpShooter Fallacy hanyalah nama. Fallacy ini mengambil analogi seorang Cowboy yang menembak ke dinding, kemudian ia melingkari bekas-bekas tembakan seolah-olah lingkaran tersebut targetnya. Jadi, ada orang lain datang yang tidak tahu, menganggap oh hebat benar Cowboy ini bisa menembak dengan tepat sasaran :D . Aha, kena tipu. Padahal yang terjadi, Cowboy-nya menembak duluan baru hasil tembakan diberi lingkaran-lingkaran.

Sebagai contoh, pada Agustus 2001 ada paper yang muncul di jurnal yang cukup serius yaitu New Scientist. Jurnal ini mengumumkan peneliti di Skotlandia telah membuktikan bahwa penderita anoreksia kemungkinan lahir di bulan Juni. Mereka melakukan studi terhadap 446 wanita yang masing-masing telah didiagnosis menderita anoreksia. Mereka mengamati bahwa 30% lebih dari rata-rata lahir di bulan Juni. Karena rata-rata kelahiran tiap bulan kira-kira 37 (446 dibagi dengan 12), maka 30% lebih dari rata-rata yaitu sekitar 48 wanita lahir di bulan Juni. Kesan pertama, hasil ini signifikan karena bila kita menghitung secara random probabilitas 48 atau lebih lahir di suatu bulan tertentu hanya 3%.

Continue reading

Bagian Terfavorit dari Nge-Blog


Sudah 2 bulan ini saya nge-blog. Ternyata, bagian terfavorit dari nge-blog adalah saat-saat memberikan perintah :BlogSend :D . Bila perlu mengupload gambar, maka bagian favoritnya adalah memberikan perintah :BlogSave. Saya perlu upload gambar di draft. (Apa ada cara upload gambar tanpa lewat editor wordpress?) Kedua perintah ini dijalankan di Vim dengan plugin Vimpress (Postingan Vimpress). Thanks bagi yang sudah membuat plugin Vimpress. Saya sangat sangat puas :) . Postingan ini sebagai tribute bagi Vimpress he..he..he

Continue reading